- launch lewat 'gio launch <file .desktop>' kalau tersedia: Terminal=true membuka
terminal, Path= dihormati, sama seperti menu desktop (script yang butuh sudo
atau input sekarang bisa jalan dari tombol Run)
- wrapper script memakai berkas script asli kalau masih ada, jadi dirname $0
menunjuk folder aslinya (laporan/hasil tidak nyasar ke ~/.local/bin);
salinan .real tetap jadi cadangan
- tes: pemilihan perintah launch, wrapper memakai script asli + PATH
Backup/restore:
- berkas .lazy (format versi 2) kini menyimpan ISI berkas: binary/script dan ikon
(maks 512 MB per berkas); format versi 1 tetap bisa diimpor
- impor memakai shortcut.Restore: binary ditulis ke ~/.local/bin lokal, ikon dari
cadangan (atau diunduh ulang dari icon_source), .desktop ditulis dengan path
lokal, salinan Desktop dibuat sesuai target
- path dari komputer lama tidak dipakai mentah -> tidak ada lagi 'banyak file
missing'; entri yang tidak bisa dipulihkan ditandai dan bisa dibetulkan via edit
- tes end-to-end: pasang 3 shortcut -> ekspor -> pulihkan di HOME lain -> semua
berkas lokal, script hasil restore benar-benar jalan
Script:
- script dipasang sebagai wrapper + <slug>.real: wrapper menambahkan
~/.local/bin ke PATH dan cd ke folder asli script (desktop environment
menjalankan dengan cwd = home, PATH sesi)
- .desktop dapat Path= sesuai folder asli script
- opsi 'Run in a terminal window (scripts)' di dialog install & edit
- uninstall membuang wrapper + script aslinya